Pencarian

Thursday, February 18, 2016

BANGUN-BANGUN RUANG



BANGUN-BANGUN RUANG

BANGUN RUANG
Bangun ruang adalah bangun matematika yang mempunyai isi ataupun volume.
Bagian-bagian bangun ruang :
  1. Sisi à  bidang pada bangun ruang yang membatasi antara bangun ruang dengan ruangan di sekitarnya.
  2. Rusuk à  pertemuan dua sis yang berupa ruas garis pada bangun ruang.
  3. Titik sudut à titik hasil pertemuan rusuk yang berjumlah tiga atau lebih.
Ada banyak jenis dari bangun ruang,, mau tau ayo di baca ya…
KUBUS
  • Kubus merupakan bangun ruang dengan 6 sisi sama besar (kongruen)
  • Kubus mempunyai 6 sisi berbentuk persegi.
  • Kubus mempunyai 12 rusuk yang sama panjang.
  • Kubus mempunyai 8 titik sudut.
  • Jaring-karing kubus berupa 6 buah persegi yang kongruen.

Rumus Luas Permukaan Kubus



L  =  6 x r x r
L          :  luas permukaan
r           :  panjang rusuk

Rumus Volume Kubus



V  =  r x r x r
V         :  Volume
r           :  panjang rusuk

BALOK
  • Balok merupakan bangun ruang yang dibatasi 6 persegi panjang dimana 3 persegi panjang kongruen.
  • Balok mempunyai 6 sisi berbentuk persegi panjang.
  • Balok mempunyai 3 pasang bidang sisi berhadapan yang kongruen.
  • Balok mempunyai 12 rusuk.
  • 4 buah rusuk yang sejajar sama panjang.
  • Balok mempunyai 8 titik sudut.
  • Jaring-jaring balok berupa 6 buah persegi panjang.
Rumus Luas Permukaan dan Volume Balok



L  =  2 x [ (p x l) + (p x t) + (l x t) ]
L          :  luas permukaan
p          :  panjang balok
l           :  lebar balok
t           :  tinggi balok

V  =  p x l x t
V         :  volume balok
p          :  panjang balok
l           :  lebar balok
t           :  tinggi balok






PRISMA
  • Prisma merupakan bangun ruang yang alas dan atasnya kongruen dan sejajar.
  • Rusuk prisma alas dan atas yang berhadapan sama dan sejajar.
  • Rusuk tegak prisma sama dan sejajar.
  • Rusuk tegak prisma tegak lurus dengan alas dan atas prisma.
  • Rusuk tegak prisma disebut juga tinggi prisma.
  • Prisma terdiri dari prisma segitiga dan prisma beraturan.
  • Prisma segitiga mempunyai bidang alas dan bidang atas berupa segitiga yang kongruen.
  • Prisma segitiga mempunyai 5 sisi.
  • Prisma segitiga mempunyai  9 rusuk
  • Prisma segitiga mempunyai 6 titik sudut
  • Jaring-jaring prisma segitiga berupa 2 segitiga, dan 3 persegi panjang.
Rumus Luas Permukaan Prisma Segitiga



L  =  Keliling ∆  x  t  x ( 2 x Luas ∆)
L          :  luas permukaan
∆          :  alas dan atas segitiga
t           :  tinggi prisma











Volume Prisma Segitiga



V  =  Luas Alas  x  t 
V                     :  Volume
Luas Alas      :  Luas ∆   =  ( ½ a x t )
t                       :  tinggi prisma

LIMAS
  • Limas adalah bangun ruang yang mempunyai bidang alas segi banyak dan dari bidang alas tersebut dibentuk suatu sisi berbentuk segitiga yang akan bertemu pada satu titik.
  • Nama limas ditentukan oleh bentuk alasnya.
  • Limas beraturan yaitu limas yang alasnya berupa segi beraturan.
  • Tinggi limas adalah garis tegak lurus dari puncak limas ke alas limas.
  • Macam-macam bentuk limas :
  1. Limas segitiga               à  alasnya berbentuk segitiga
  2. Lima segiempat              à  alasnya berbentuk segi empat
  3. Limas segilima               à  alasnya berbentuk segilima
  4. Limas segienam             à  alasnya berbentuk segienam
Nama Limas
Sisi
Rusuk
Titik Sudut
Limas Segitiga
4
6
4
Limas Segiempat
5
8
5
Limas Segilima
6
10
6
Limas Segienam
7
12
1
Rumus Luas Permukaan Limas



L =  luas alas + luas selubung limas



Rumus Volume Limas



V =   ⅓  ( luas alas  x  t )
V         :  volume limas
t           :  tinggi limas

KERUCUT
  • Kerucut merupakan bangun ruang berbentuk limas yang alasnya berupa lingkaran.
  • Kerucut mempunyai 2 sisi.
  • Kerucut tidak  mempunyai rusuk.
  • Kerucut mempunyai 1 titik sudut.
  • Jaring-jaring kerucut terdiri dari lingkaran dan segi tiga.
Rumus Luas Kerucut



L  =  π r2 + π d x t
L          :  luas permukaan
r           :  jari-jari lingkaran alas
d          :  diameter lingkaran alas
t           :  tinggi kerucut

Volume Kerucut



V =  ⅓  ( π r2  x  t )
V         :  volume
r           :  jari-jari lingkaran alas
t           :  tinggi kerucut

TABUNG



  • Tabung merupakan bangun ruang berupa prisma tegak dengan bidang alas dan atas berupa lingkaran.
  • Tinggi tabung adalah jarak titik pusat bidang lingkaran alas dengan titik pusat lingkaran atas.
  • Bidang tegak tabung berupa lengkungan yang disebut selimut tabung.
  • Jaring-jaring tabung tabung berupa 2 buah lingkaran dan 1 persegi panjang.
Rumus Luas Permukaan dan Volume Tabung
L  =  2 x ( π r2 ) + π d x t
L          :  luas permukaan
r           :  jari-jari lingkaran alas
d          :  diameter lingkaran alas
t           :  tinggi tabung


V =  ⅓  ( π r2  x  t )
V            Volume
r           :  jari-jari lingkaran alas atau atas
t           :  tinggi tabung

BOLA
  • Bola merupakan bangun ruang berbentuk setengah lingkaran diputar mengelilingi garis tengahnya,.
  • Bola mempunyai 1 sisi dan 1 titik pusat.
  • Sisi bola disebut dinding bola.
  • Bola tidak mempunyai titik sudut dan rusuk.
  • Jarak dinding ke titik pusat bola disebut jari-jari.
  • Jarak dinding ke dinding dan melewati titik pusat disebut diameter.


Rumus Luas Permukaan Bola





L  =  4  π  r2
L          :  luas permukaan
r           :  jari-jari bola






Rumus Volume Bola



V  =  4/3  π  r3
V         :  volume
r           :  jari-jari bola

No comments:

Pencarian isi Blog