Pencarian

Friday, January 11, 2019

SEJARAH ISLAM DI AUSTRALIA


MAKALAH
SEJARAH ISLAM DI AUSTRALIA


KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH ALIYAH NEGERI  1 PANGANDARAN
Jl. Raya Cijulang No.234 Tlp. 639722 Sukaresik, Sidamulih
Kab. Pangandaran
2019
KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT,  yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul                   Sejarah Islam di Australia  ”.
Dalam Penulisan ini, penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi,  mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis.  Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan pembuatan makalah ini.
Semoga isi dari makalah ini dapat bermanfaat untuk penulis dan pembacanya, Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.



Pangandaran,  10 Januari 2019


Penulis


  

DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR.......................................................................................   i
DAFTAR ISI......................................................................................................   ii
BABI PENDAHULUAN..................................................................................   1
A.    Latar Belakang........................................................................................   1
B.     Rumusan Masalah...................................................................................   1
C.     Tujuan.....................................................................................................   2
BAB II PEMBAHASAN...................................................................................   3
A.    Sejarah Masuknya Islam ke Australia.....................................................   3
B.     Sosial dan Budaya..................................................................................   5
C.     Peninggalan Islam di Australia...............................................................   7
D.    Tokoh-tokoh Islam di Australia..............................................................   8
E.     Pengaruh Islam di Australia....................................................................   10
BAB III KESIMPULAN...................................................................................   13
A.    Kesimpulan.............................................................................................   13
B.     Saran.......................................................................................................   13
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................   14


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Australia merupakan negara yang mayoritas penduduknya menganut agama Kristen. Hal ini membuat Islam sebagai agama yang datang dari timur tengah menjadi minoritas. Berdasarkan berdasarkan sensus tahun 2011, penduduk Australia berjumlah 22.270.000, yang terdiri dari beberapa agama yaitu, Kristen (67,3%), Atheis (24,2%), Buddha (2,7%), Islam (2,4%), Hindu (1,4%), Agama Rakyat (0,7%), dan Yahudi (0,5%).
Secara umum islam menjadi minoritas di Australia disebabkan oleh proses imigrasi. sampai pada sekitar tahun 1860, serombongan penggembala onta berasal dari Afganistan datang ke Australia menambah jumlah Muslim yang tinggal di Australia. Islam dianggap sebagai agama baru yang memberikan kekhawatiran penduduk Australia karena serangkaian aksi terror yang mengatasnamakan Islam. Sehingga Muslim sebagai minoritas di Australia menjadi objek praktik driskiminasi, marginalisasi dan tekanan lainnya. Namun, pada perkembangan selanjutnya kerukunan beragama mulai terbentuk. Kini kondisi umat Islam di Australia lebih baik.
Muncul sosok muslim yang berperan dalam kehidupan sosial dan ekonomi negara. Akan tetapi bentuk penhinaan dan makian tetap menjadi warna kehidupan Muslim di Australia yang berasal dari kelompok-kelompok pembenci Islam.

SEJARAH ISLAM DI BRUNEI DARUSALLAM


MAKALAH
SEJARAH ISLAM DI BRUNEI DARUSALLAM


KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH ALIYAH NEGERI  1 PANGANDARAN
Jl. Raya Cijulang No.234 Tlp. 639722 Sukaresik, Sidamulih
Kab. Pangandaran
2019

KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT,  yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul                   Sejarah Islam di Brunei Darusallam  ”.
Dalam Penulisan ini, penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi,  mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis.  Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan pembuatan makalah ini.
Semoga isi dari makalah ini dapat bermanfaat untuk penulis dan pembacanya, Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.



Pangandaran,  10 Januari 2019


Penulis




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR.......................................................................................   i
DAFTAR ISI......................................................................................................   ii
BABI PENDAHULUAN..................................................................................   1
A.    Latar Belakang........................................................................................   1
B.     Rumusan Masalah...................................................................................   2
C.     Tujuan.....................................................................................................   2
BAB II PEMBAHASAN...................................................................................   3
A.    Sejarah Masuknya Islam ke Brunei Darusallam  ....................................   3
B.     Sosial dan Budaya..................................................................................   7
C.     Peninggalan Islam di Brunei Darusallam  ..............................................   8
D.    Tokoh-tokoh Islam di Brunei Darusallam  .............................................   10
E.     Pengaruh Islam di Brunei Darusallam  ...................................................   11
BAB III KESIMPULAN...................................................................................   12
A.    Kesimpulan.............................................................................................   12
B.     Saran.......................................................................................................   12
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................   13


SEJARAH ISLAM DI MALAYSIA


MAKALAH
SEJARAH ISLAM DI MALAYSIA

KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH ALIYAH NEGERI  1 PANGANDARAN
Jl. Raya Cijulang No.234 Tlp. 639722 Sukaresik, Sidamulih
Kab. Pangandaran
2019
KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT,  yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul    Sejarah Islam di Malaysia  ”.
Dalam Penulisan ini, penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi,  mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis.  Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan pembuatan makalah ini.
Semoga isi dari makalah ini dapat bermanfaat untuk penulis dan pembacanya, Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.



Pangandaran,  10 Januari 2019


Penulis



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Islam sebagai suatu kekuatan yang diperhitungkan di masa pra kolonialisme dan dalam batas tertentu perjuangan kemerdekaan dalam abad dua puluh, kekuatan dan sumbangan Islam bagi perubahan sosial politik selama ini sering diabaikan, sehingga muncullah pergolakan-pergolakan di dunia Islam mengalami kebangkitan termasuk di Malaysia.
Pada awalnya, Malaysia adalah kerajaan federal di Asia Tenggara yang terletak di semananjung Malaka dan sebagian Kalimantan Timur yang penduduknya mayoritas Islam dan konstitusi sebagai agama resmi negara, sehingga syariat Islam ditegakan dengan baik dan benar. Munculnya Islam di Malaysia berkat jasa para pedagang  yang mempunyai semangat yang tinggi dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam dari Arab melalui Malaka yang saat itu sebagai pusat perdagangan. Karena memang jalur perdagangan merupakan salah satu media yang efektif dalam mengembangkan dan menyiarkan ajaran Islam.

Wednesday, January 9, 2019

MAKALAH_KINEMATIKA_GERAK


PENDAHULUAN

 A. LATAR BELAKANG

       Gerak dalam kehidupan sehari-hari kita pernah mendengar dan melakukan gerak namun disini akan dijelaskan apa itu gerak dan jenis-jenis gerak.
       Di dalam gerak juga kita kenal dengan Kinematika gerak. Kinematika gerak inilah yang akan kita pelajari bersama antara lain Gerak Lurus yang terbagi dua yaitu Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
        Secara jelas dapat kita lihat pada makalah ini.

B. TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini tidak lain untuk:
A.    Memenuhi Tugas Remedial Fisika.
B.     Mengetahui Besaran – besaran fisis pada gerak lurus
C.     Mengetahui Gerak lurus beraturan
D.    Mengetahui Gerak lurus berubah beraturan
E.     Memgetahui gerak Vertikal
F.      Menngetahui gerak melengkung



PEMBAHASAN

A.    BESARAN – BESARAN FISIS PADA GERAK LURUS

1.      Jarak dan Perpindahan
·         PengertianJarak
Jarak adalah panjang lintasan yang dilalui suatu benda. Jarak merupakan besaran skalar, besaran fisika yang hanya mempunyai besar saja dan tidak mempunyai arah. Satuan internasional jarak adalah meter, disingkat m. Lambang jarak adalah s.
·         Pengertian Perpindahan
Perpindahan adalah perubahan posisi suatu benda.  Perpindahan merupakan besaran vektor, besaran fisika yang mempunyai besar dan arah. Arah perpindahan dapat dinyatakan dengan arah mata angin (utara, timur, selatan, barat dll) atau menggunakan kata ke kiri, ke kanan, ke atas atau ke bawah.
Pelajari contoh soal berikut ini agar anda lebih memahami pengertian jarak dan perpindahan serta dapat membedakan jarak dan perpindahan dengan baik dan benar.
Contoh soal.

Wednesday, January 2, 2019

Makalah Bumi dalam Tata Surya

BUMI DALAM TATA SURYA
Makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah
Konsep Dasar IPA di SD
Diampu oleh Ari Pristianto Nugroho, S. Pd


Disusun Oleh:
1.      Siti Mafruroh                    1401414081
2.      Dely Rahmawati               1401414276
3.      Tegar Maulana P               1401414301
4.      Nur Hidayati                    1401414305
5.      Dimas Ashif Firmansah    1401414307

PGSD UPP TEGAL
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2014


KATA PENGANTAR

          Dengan mengucapkan puji dan syukur, penulis persembahkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya. Oleh karena itu, penulis berhasil menyusun sebuah Makalah Konsep Dasar IPA di SD tentang Bumi dalam Tata Surya.
          Maksud dan tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Konsep Dasar IPA di SD.
          Pada kesempatan kali ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada Bpk. Ari Pristianto Nugroho, S. Pd. Selaku Dosen Pengampu mata kuliah konsep dasar IPA di SD. Tak lupa juga penulis berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan makalah ini.
          Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan makalah ini. Harapan penulis semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca.



Makalah Bab Demokrasi

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Akhir-akhir ini banyak sekali probelm yang  terjadi di negara kita yang menyita banyak perhatian public. Khususnya untuk masyarakat Indonesia salah satunya yaitu seorang mahasiswa. Dibutuhkan peran serta masyarakt dalam mewujudkan negara yang demokratis. Dan dalam perkembangannya, untuk lebih memperkuat peranan warga Negara dalam proses pengambilan keputusan dalam bidang lain, maka timbul istilah demokrasi ekonomi, demokrasi kebudayaan dan bahkan demokrasi menjadi sikap hidup, sehingga mencakup segala bidang kehidupan.
Robert Dahl menyebutkan bahwa demokrasi adalah sikap tanggap pemerintah secara terus menerus terhadap preferensi atau keinginan warga negaranya. Tatanan politik seperti itu dapat digambarkan dengan dua dimensi politik yaitu:
a.       Seberapa tinggi kontestasi, kompetisi atau oposisi yang dimungkinkan.
b.      Seberapa banyak warga Negara yang memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam kompetisi politik itu.

B.     Rumusan Masalah

1.      Apakah pengertian Demokrasi?
2.      Bagaimanakah Ciri-ciri Sistem Demokrasi di Indonesia ?
3.      Apa saja Jenis-jenis Demokrasi di Indonesia ?
4.      Bagaimanakah Sejarah Perkembangan Demokrasi ?
5.      Bagaimanakah Demokrasi sebagai Pandangan Hidup ?
6.      Ada berapa Unsur Penegak Demokrasi ?
7.      Bagaimanakah Prinsip dan Parameter Demokrasi ?

C.    Tujuan Masalah

1.      Untuk mengetahui pengertian Demokrasi
2.      Untuk Mengetahui Ciri-ciri Sistem Demokrasi di Indonesia
3.      Untuk Mengetahui Jenis-jenis Demokrasi di Indonesia
4.      Untuk mengetahui Sejarah Perkembangan Demokrasi
5.       Untuk mengetahui Demokrasi sebagai Pandangan Hidup
6.      Untuk mengetahui Unsur Penegak Demokrasi
7.      Untuk mengetahui Prinsip dan Parameter Demokrasi
8.       Untuk memenuhi tugas  kelompok dalam mata kuliah Kewarganegaraan.

Mapati, mitoni, tasmiyyah

RESUME
A.    Adat Mapati
Mapati adalah upacara yang diselenggarakan pada saat bulan keempat masa kehamilan. Upacara mapati di dalam Islam saat usia kandungan memasuki usia empat bulan dimana sang jabang bayi sudah ditiupkan rohnya, saat janin (embrio) berusia 120 hari (atau 4 bulan) di mulailah kehidupan dengan ruh, dan saat itulah ditentukan bagaimana ia berkehidupan selanjutnya, di dunia sampai akhirat.
Prosesi mapati yang ada di daerah kabupaten Cilacap, dengan mengadakan slametan di malam hari. Di dalam prosesi slametan itu membaca 7 surat-suratan yang terdiri dari surat Yasin, surat Yusuf, surat Maryam, surat Waqiah, surat Ar-Rahman, surat Luqman dan surat Alkhafi. Slametan ini dihadiri oleh kyai, para tetangga dan juga sanak sodara untuk berdoa dan mendoakan ibu dan sang jabang bayi. Juga sebagai permohonan kepada Allah, agar nanti anak yang sedang dikandung bisa lahir sebagai manusia yang utuh, sempurna, sehat, selamat, dianugerahi rezeki yang baik, panjang umur dan juga beruntung di dunia maupun akherat nanti. Didalam acara slametan tersebut, disiapkan tumpeng yang berisi semua hasil bumi sebagai rasa syukur kepada Allah swt, juga tidak ketinggalan kupat dan urab.
“Sesungguhnya setiap orang di antaramu dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya empat puluh hari berupa nutfah, kemudian menjadi segumpal darah, (empat puluh hari kemudian), kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula (40 hari berikutnya). Kemudian diutuslah kepadanya malaikat, lalu meniupkan ruh kepadanya dan diperintahkan atasnya menuliskan empat hal; ketentuan rejekinya, ketentuan ajalnya, ketentuan amalnya, dan ketentuan celaka atau bahagianya …” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits tersebut di atas menjelaskan proses kejadian manusia:
·         40 hari pertama berupa nutfah atau cairan kental,
·         40 hari kedua menjadi ‘alaqah atau segumpal daging,
·         40 hari ketiga menjadi mudhghah atau segumpal daging.
Proses di atas apabila dihitung berdasarkan bulan sama dengan 4 bulan atau 120 hari. Dan pada bulan ke-4 seperti itu Allah Swt mengutus malaikat guna meniupkan ruh ke dalam janin yang terdapat di rahim ibunya. Dan momen ini seringkali diperingati oleh masyarakat Islam dengan sebutan 4 bulanan.

MAKALAH ULUMUL QUR’AN “ILMU QIRAAT ALQURAN”

MAKALAH ULUMUL QUR’AN
“ILMU QIRAAT ALQURAN”









Disusun oleh:
Ahmad Ainurrizal
(141310003100)

Fakultas Tarbiyyah dan Ilmu Keguruan




UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA (UNISNU)
JEPARA

TAHUN 2015/2016



KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga kami dapat  menyelesaikan makalah bertema ”Ilmu Qiraat” sebagai salah satu tugas kelompok mata kuliah Ulumul Qur’an

Dalam menyelesaikan makalah ini, kami mendapatkan begitu banyak bimbingan dari berbagai pihak, untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih kepada siapa saja yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini.

Mudah-mudahan makalah ini dapat memberikan manfaat dalam segala bentuk belajar mengajar, Sehingga dapat mempermudah pencapaian tujuan pendidikan nasional. Namun makalah ini masih belum sempurna, oleh karena itu saya mengharap kritik dan sarannya yang akan menjadikan makalah ini lebih baik.

MAKALAH GOLONGAN MURJI’AH

GOLONGAN MURJI’AH

A.    Asal-usul kemunculan Murji’ah
Nama Murji’ah diambil dari kata irja atau arja’ayang bermakna penundaan, penangguhan, dan pengharapan. Kata arja’a mengandung pula arti memberi harapan kepada pelaku dosa besar untuk memperoleh pengampunan dan rahmat Allah Swt. Selain itu, arja’aberarti pula meletakkan di belakang atau mengemudikan, yaitu orang yang mengemudikan amal dari iman. Oleh karena itu, Murji’ah artinya orang yang menunda penjelasan kedudukan sesorang yang bersengketa, yakni Ali dan Muawiyah serta pasukannya masing-masing, ke hari kiamat kelak.
Ada beberapa teori yang berkembang mengenai asal-usul kemunculan Murji’ah. Teori pertama mengatakan bahwa gagasan irja atau arjadikembangkan oleh sebagian sahabat dengan tujuan menjamin persatuan dan kesatuan umat Islam ketika terjadi pertikaian politik dan juga bertujuan untuk menghindari sektarianisme. Murji’ah, baik sebagi kelompok politik maupun teologis, diperkirakan lahir bersamaan dengan kemunculan Syiah dan Khawarij. Kelompok ini merupakan musuh berat Khawarij.
Teori lain mengatakan bahwa gagasan irja, yang merupakan basis doktrin Murji’ah, muncul pertama kali sebagai gerakan politik yang diperlihatkan oleh cucu Ali bin Abi Thalib, al-Hasan bin Muhammad al-Hanafiyah, sekitar tahun 695. Watt, penggagas teori ini, menceritakan bahwa 20 tahun setelah kematian Muawiyah, pada tahun 680, dunia Islam dikoyak oleh pertikaian sipil. Al-Mukhtar membawa faham Syiah ke Kufah dari tahun 685-687; Ibnu Zubayr mengklaim kekhalifahan di Mekah hingga yang berada di bawah kekuasaan Islam. Sebagai respon dari keadaan ini, muncul gagasan irja atau penangguhan (postponenment). Gagasan ini pertama kali dipergunakan sekitar tahun 695 oleh cucu Ali bin Abi Thalib, al-Hasan bin Muhammad al-Hanafiyah, dalam sebuah surat pendeknya. Dalam surat itu, al-Hasan menunjukkan sikap politiknya dengan mengatakan, “Kita mengakui Abu Bakar dan Umar, tetapi menangguhkan keputusan atas persoalan yang terjadi pada konflik sipil pertama yang melibatkan Usman, Ali, dan Zubayr (seorang tokoh pembelot ke Mekah).”Dengan sikap politik ini, al-Hasan mencoba menanggulangi perpecahan umat Islam. Ia kemudian mengelak berdampingan dengan kelompok syiah revolusioneryang terlampau mengagungkan Ali dab para pengikutnya, serta menjauhkan diri dari Khawarij yang menolak mengakui kekhalifahan Muawiyah dengan alasan bahwa ia adalah keturunan si pendosa Usman.
Teori lain menceritakan bahwa ketika terjadi perseteruan antara Ali dan Muawiyah, dilakukan tahkim (arbitrase) atas usulan Amr bin Ash, seorang kaki tangan Muawiyah. Kelompok Ali terpecah menjadi dua kubu, yang pro dan yang kontra. Kelompok kontra yang akhirnya menyatakan keluar dari Ali, yakni kubu Khawarij. Mereka memandang bahwa tahkim bertentangan dengan Al-Qur’an, dalam pengertian, tidak bertahkim berdasarkan hukum Allah. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwa melakukan tahkim itu dosa besar, dan pelakunya dapat dihukumi kafir, sama seperti perbuatan dosa besar lain, seperti zina, riba, membunuh tanpa alasan yang benar, durhaka kepada orang tua, serta memfitnah wanita baik-baik. Pendapat ini ditentang oleh sekelompok sahabat yang kemudian disebut Murji’ah, yang mengatakan bahwa pembuat dosa besar tetap mukmin, tidak kafir, sementara dosanya diserahkan kepada Allah, apakah dia akan mengampuninya atau tidak.[1]

Tuesday, January 1, 2019

Filsafat Abad Pertengahan

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sejarah filsafat Abad Pertengahan dimulai kira-kira pada abad ke-5 sampai awal abad ke-17. Para sejarawan umumnya menentukan tahun 476, yakni masa berakhirnya Kerajaan Romawi Barat yang berpusat di kota Roma dan munculnya Kerajaan Romawi Timur yang kelak berpusat di Konstantinopel (sekarang Istambul), sebagai data awal zaman Abad Pertengahan dan tahun 1492 (penemuan benua Amerika oleh Columbus) sebagai data akhirnya.
Masa ini diawali dengan lahirnya filsafat Eropa. Sebagaimana halnya dengan filsafat Yunani yang dipengaruhi oleh kepercayaan, maka filsafat atau pemikiran pada Abad Pertengahan pun dipengaruhi oleh kepercayaan Kristen. Artinya, pemikiran filsafat Abad Pertengahan didominasi oleh agama. Pemecahan semua persoalan selalu didasarkan atas dogma agama, sehingga corak pemikiran kefilsafatannya bersifat teosentris[1].
Adapun istilah Abad Pertengahan sendiri (yang baru muncul pada abad ke-17) sesungguhnya hanya berfungsi membantu kita untuk memahami zaman ini sebagai zaman peralihan (masa transisi) atau zaman tengah antara dua zaman penting sesudah dan sebelumnya, yakni Zaman Kuno (Yunani dan Romawi) dan Zaman Modern yang diawali dengan masa Renaissans pada abad ke-17.
Dengan demikian, bentangan waktu seribu tahun sejarah filsafat Barat Kuno (Yunani dan Romawi) yang sudah kita bahas dilanjutkan dengan masa seribu tahun sejarah filsafat Abad Pertengahan yang akan kita bahas dalam makalah ini.
Periode abad pertengahan mempunyai perbedaan yang mencolok dengan abad sebelumnya. Perbedaan ini terletak pada dominasi agama. Timbulnya agama kristen pada permulaan abad masehi membawa perubahan besar terhadap kepercayaan agama. Zaman pertengahan adalah zaman keemasan bagi kekristenan[2]. Disinalah yang menjadi persoalannya, karena agama kristen itu mengajarkan bahwa wahyu tuhanlah yang merupakan kebenaran sejati. Hal ini berbeda dengan pandangan yunani kuno mengatakan bahwa kebanaran dapat di capai oleh kemampuan akal[3].

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana Ciri-ciri Filsafat Abad Pertengahan ?
2.      Apa Pengertian Skolastik ?
3.      Bagaimana Perjalanan filsafat Skolastik ?

C.     Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui Ciri-ciri Filsafat Abad Pertengahan
2.      Mengetahui Pengertian Skolastik
3.      Mengetahui Perjalanan filsafat Skolastik



Pencarian isi Blog