Pencarian

Tuesday, January 1, 2019

Makalah Bab Udara

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulisan makalah udara dapat terselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan.
Makalah ini kami buat dengan tujuan untuk membahas mengenai kondisi udara. Untuk itu kami menyusun makalah ini dengan harapan dapat membantu pembaca untuk lebih memahami lagi tentang udara dan memperlancar proses pembelajaran. Namun demikian tentu saja dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan dalam penulisan dan pemilihan kata yang tepat. Dengan ini, kami memohon maaf jika dalam pembuatan makalah ini banyak kekurangan. Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.



Tegal, 28 Oktober 2014



       Penulis




DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .........................................................................................................  i
HALAMAN PENGANTAR .............................................................................................  ii
DAFTAR ISI .....................................................................................................................  iii
BAB I             PENDAHULUAN...................................................................................... 1
A.    Latar Belakang Masalah .......................................................................  1
B.     Rumusan Masalah .................................................................................  1
C.     Tujuan Penulisan.................................................................................... 1
D.    Manfaat Penulisan ................................................................................  2
BAB II           PEMBAHASAN ........................................................................................  3
A.    Pengertian Udara................................................................................... 3
B.     Jenis-jenis Udara.................................................................................... 3
C.     Komponen Udara.................................................................................. 3
D.    Manfaat Udara bagi Kehidupan Sehari-hari.......................................... 4
E.     Sifat-sifat Udara.................................................................................... 5
F.      Pengertian Pencemaran Udara............................................................... 5
G.    Penyebab Terjadinya Pencemaran Udara.............................................. 5
H.    Dampak terjadinya pencemaran udara bagi kesehatan dan atmosfer.... 5
I.       Tekanan Udara....................................................................................... 6
BAB III          PENUTUP................................................................................................... 8
                        Simpulan...................................................................................................... 8
                        Saran ...........................................................................................................  8
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................  9





BAB I
PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang
Udara adalah suatu kesatuan ruangan, dimana makhluk hidup berada didalamnya. Udara atmosfer merupakan campuran gas yang terdiri dari 78% nitrogen; 20% oksigen; 0,93% argon; 0,03% karbonmonoksida dan sisanya terdiri dari neon, helium, metan dan hidrogen. Udara dikatakan normal dan dapat mendukung kehidupan manusia, apabila komposisinya seperti tersebut di atas. Polusi udara telah menimbulkan kekhawatiran banyak penduduk , terutama yang tinggal di kota-kota besar dan daerah industry.Bahkan ahli meteorology mengatakan bahwa polusi udara tidak hanya meliputi kota besar,tetapi polusi udara telah meliputi keseluruh atmosfer bumi kita. Lapisan oksigen tipis yang meliputi bumi mulai rusak dengan adanya polusi udara
B.   Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat diketahui rumusan masalah sebagai berikut.
·         Apa yang di maksud dengan udara ?
·         Apa jenis-jenis udara di bumi ini ?
·         Apa sajakah yang dapat menyusun udara ?
·         Apa manfaat udara bagi kehidupan sehari-hari ?
·         Bagaimana sifat-sifat udara ?
·         Apa yang di maksud dengan pencemaran udara ?
·         Apa penyebab pencemaran udara bisa terjadi ?
·         Bagaimana dampak pencemaran udara bagi kesehatan dan atmosfer ?
·         Bagaimana cara untuk mengurangi adanya polusi ?
·         Apa yang di maksud dengan Tekanan Udara ?
           
C.    Tujuan
Berdasarkan perumusan masalah diatas  maka dapat diketahui tujuan dari pembuatan  makalah ini adalah sebagai berikut.
§  Untuk mengetahui pengertian udara
§  Untuk mengetahui jenis-jenis udara
§  Untuk mengetahui penyusunan udara sehingga bias terbentuk
§  Untuk mengetahui manfaat udara bagi kehidupan sehari-hari
§  Untuk mengetahui sifat-sifat udara
§  Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan pencemaran udara
§  Untuk mengetahui penyebab terjadinya pencemaran udara
§  Untuk mengetahui dampak pencemaran udara bagi kesehatan dan atmosfer
§  Untuk mengetahui cara mengurangi pencemaran udara
§  Untuk mengetahui pengertian tekanan udara
§  Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep dasar IPA
§  Sebagai sarana atau media pembelajaran bagi mahasiswa pada umumnya

D.    Manfaat
            Adapun manfaat dari makalah ini adalah agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga dapat memenuhi tugas Konsep dasar IPA yang diberikan dan sebagai sarana media pembelajaran serta menambah wawasan pengetahuan.



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian udara
            Udara adalah campuran dari berbagai gas secara mekanis dan bukan merupakan senyawa kimia yang merupakan komponen yang membentuk atmosfer bumi dan zona kehidupan pada permukaan bumi.
B.     Jenis-jenis udara
Udara dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
1.      Udara bersih
Udara yang bersih adalah udara yang belum tercampur dengan gas-gas yang berbahaya. Ciri-ciri udara bersih yaitu: tidak berwarna, tidak berbau, terasa segar, ringan saat dihirup, dll.
2.      Udara kotor
Udara kotor adalah udara yang sudah terpapar atau tercampur dengan gas-gas yang berbahaya.ciri-cirinya yaitu : berbau( biasanya tidak enak baunya), berwarna(seperti pada asap kendaraan bermotor).
C.    Komponen penyusun udara
Macam-macam kandungan gas penyusun udara, yaitu:
1.      Oksigen (O2)
Oksigen adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Merupakan unsur yang mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya, oksigen merupakan zat yang sangat reaktif dan harus dipisahkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar. Oksigen atau O2 adalah udara yang diperlukan makhluk hidup untuk bernapas. Selain itu Gas oksigen (O2), merupakan gas yang diperlukan untuk pembakaran makanan dalam tubuh makhluk hidup. Pembakaran tersebut menghailkan energi dimana energi ini dibutuhkan untuk melakukan segala aktivitas manusia.
2.      Nitrogen (N2)
Adalah unsur kimia dalam sistem periodik unsur yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya. Nitrogen mengisi 78,08% atmosfer di bumi dan membentuk banyak senyawa penting seperti asam amino, amoniak, asam nitrat dan sianida. Gas Nitrogen (N2) sangat penting untuk tumbuh-tumbuhan. Hal ini disebabkan gas nitrogen merupakan bahan utama penyubur tanah. Jadi gas nitrogen sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup manusia.
3.      Karbondioksida (CO2)
Adalah senyawa kimia yang terdiri dari zat atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon, berdasarkan volume rata-rata konsentrasi karbondioksida di atmosfer bumi 387 ppm. Karbondioksida dihasilkan oleh semua hewan, tumbuh-tumbuhan, fungi dan mikroorganisme pada proses respirasi dan digunakan oleh tumbuhan pada proses fotosintesis. Karbondioksida (CO2) juga berperan dalam proses pernapasan manusia. Dalam udara, karbon dioksida berfungsi sebagai penyimpan panas yang dipancarkan oleh bumi. Jika di atas permukaan bumi tidak ada karbon dioksida, bumi akan menjadi sangat dingin. Namun jika terlalu banyak karbon dioksida maka permukaan bumi akan menjadi sangat panas.
4.      Argon (Ar)
Argon adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18. Gas mulia ke-3, di periode 8, argon membentuk 1% dari atmosfer bumi.
5.      Karbon monoksida (CO)
Gas ini sangat berbahaya, tidak berwarna dan tidak berbau, CO berbahaya karena bereaksi dengan hemoglobin darah membentuk Carboxy hemoglobin (CO-Hb). Akibatnya fungsi Hb membawa oksigen ke sel- sel tubuh terhalangi, sehingga gejala keracunan, sesak nafas dan penderita pucat.
6.      Gas lain dalam udara
kripton (Kr), neon (Ne), atau xenon (Xe) merupakan gas-gas yang sulit bereaksi dengan unsur-unsur lain. Neon dan argon banyak digunakan untuk mengisi bohlam (lampu pijar).
Gas Helium (He) dan hidrogen (H2) merupakan gas yang sangat ringan. Gas-gas tersebut sering digunakan sebagai pengisi balon. Di matahari, terjadi reaksi fusi (penggabungan) gas-gas hidrogen menjadi helium. Dari reaksi tersebut dihasilkan energi yang sangat besar. Energi inilah yang merupakan sumber energi bagi kehidupan di bumi.
Ozon (O,) merupakan salah satu bentuk molekul oksigen. Gas ozon terletak di bagian adalah cahaya matahari yang mempunyai energi sangat tinggi. Sinar ini sangat berbahaya jika yang sampai di bumi terlalu banyak.
D.    Manfaat udara bagi kehidupan sehari-hari
            Udara sangat penting bagi makhluk hidup. Tanpa udara, semua makhluk di muka bumi akan mati. Manfaat udara bagi kehidupan adalah sebagai berikut:
1.   Membantu penyerbukkan bunga
2.   Untuk bernafas mahluk hidup
3.   Melindungi bumi dari radiasi
4.   Membawa uap air yang akan turun sebagai hujan
5.   Untuk menyuburkan tanah
6.   Sebagai energi alternatif: PLT Angin , kincir angin , menggerakkan perahu layar , layang-layang dan balon udara
7.   Mempengaruhi Musim
8.  Fotosintesis
9.  Perantara penyampaian suara atau bunyi

E.     Sifat-sifat Udara
Sifat-sifat atau cirri-ciri udara adalah sebagai berikut :
a)      Ada di mana-mana, tidak dapat dilihat tetapi dapat dirasakan.
b)      Menempati ruang.
c)      Mempunyai massa (berat).
d)     Bentuk, volum, dan berat jenisnya selalu berubah.
e)      Memberikan tekanan.
f)       Mengembang bila dipanaskan dan menyusut bila didinginkan.
g)      Udara panas mempunyai tekanan yang lebih rendah daripada udara  dingin.
h)      Udara yang bergerak memiliki tekanan yang lebih rendah daripada  udara diam
F.     Pengertian Pencemaran Udara
            Pencemaran udara adalah masuknya, atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan.
G.    Penyebab terjadinya Pencemaran Udara
Penyebab Pencemaran Udara :
1.      Faktor Internal (alamiah)
Contoh : Debu yang berterbangan akibat tiupan angin proses pembusukan sampah, letusan gunung berapi menyemburkan debu dan gas sulfur, kebakaran hutan menghasilkan CO2, CO dan sulfur.
2.      Faktor Eksternal (Hasil Kegiatan Manusia)
Contoh : Hasil pembakaran bahan bakar fosil, debu/serbuk dari kegiatan industry pemakaian zat-zat kimia yang disemprotkan keudara, suara bising akibat kendaraan bermotor, asap orang merokok dan lain-lain.
3.      Sumber-sumber lain :
 *Transportasi amonia
 *Kebocoran tangki klor
       *Timbulan gas metana dari lahan uruk/tempat pembuangan akhir sampah
 *Uap pelarut organic
H.    Dampak terjadinya pencemaran udara bagi kesehatan dan atmosfer
Dampak Pencemaran bagi Kesehatan dan atmosfer yaitu :
- Penipisan Ozon
- Pemanasan Global ( Global Warming )
- Penyakit pernapasan, misalnya : jantung, paru-paru dan tenggorokan
- Terganggunya fungsi reproduksi
- Stres dan penurunan tingkat produktivitas
- Kesehatan dan penurunan kemampuan mental anak-anak
- Penurunan tingkat kecerdasan (IQ) anak-anak.
I.       Tekanan Udara
Udara memiliki massa meskipun sangat kecil. Di bumi ada yang namanya gravitasi yang menarik udara ini ke bawah sehingga dikenal namanya berat. Tekanan udara adalah besarnya berat udara pada satu satuan luas bidanng tekan.
Besarnya tekanan udara di suatu tempat sangat bergantung pada jumlah udara di atasnya. Semakin tinggi suatu tempat maka semakin sedikit jumlah udara di atasnya, semakin sedikit berat udara yang ditahan wilayah tersebut sehingga tekanannya semakin sedikit. Berbanding terbalik dengan daerah atau dataran rendah, mereka mempunyai tekanan udara yang lebih besar. Jadi tekanan udara di suatu wilayah sangat ditentukan oleh ketinggian tempat atau wilayah tersebut dari permukaan air laut.
·         Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Udara yaitu :
1.         Tinggi Suatu Tempat
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya tinggi suatu tempat berbanding terbalik dengan tekanan udara di daerah tersebut.
2.         Suhu Udara
Suhu udara sangat mempengaruhi tekanan udaranya. Ketika suhu tinggi molekul udara akan mengembang dan volume udara menjadi lebih besar. Jika volume di udara di atas suatu tempat adalah tetap maka ketika suhu udara naik, massa udara total akan berkurang, berat udara berkurang, demikian juga dengan tekanan udara. Sebaliknya, ketika suhu rendah makan tekanan udara akan semakin tinggi.
·         Rumus Tekanan Udara
Tekanan udara dipermukaan air laut adalah 76 cmHg yang akan jadi patokan dan setiap perubahan tinggi 100 m maka akan terjadi perubahan tekanan sebesaar 1 mmHg.
Ph = (Pu – h/100) cmHg

Ph = tekanan pada ketinggian h
Pu = tekanan udara permukaan air laut
h  = tinggi suatu tempat
untuk mencari ketinggian
h = (Pu-Ph) x 100 m

Contoh Soal
1. Wilayah Jakarta utara memiliki ketinggian 10 m dibawah permukaan airl laut. Berapakah tekanan udara di tempat tersebut ?
Jawab
Ph = (Pu – h/100) cmHg
Ph = (76 – 10/100) = 76 – 0,1 = 75,9 ccmHg

2. jika disuatu puncak gunung tekanan udaranya adalah 45 cmHg, berapa ketinggian gunung tersebut dari permukaan air laut?
h = (Pu-Ph) x 100
h = (76-45 x 100 = 31 x 100 = 3100 m di atas permukaan laut.



BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
      Dari penyusunan makalah ini kami menyimpulkan bahwa udara adalah komponen yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup, terutama manusia. Namun, seiring laju globalisasi semakin sulit mendapatkan udara sehat dari alam bebas terutama di kota-kota besar.
B.     Saran
      Sebagai langkah mengurangi polusi udara, kita harus mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk hal yang tidak terlalu penting, penanaman pohon untuk penghijauan, penggunaan teknologi ramah lingkungan dan yang pasti kita harus menjaga lingkungan demi kelangsungan hidup sehat kita dan generasi penerus.


DAFTAR PUSTAKA
http://kokokurniawan.blogspot.com/2011/10/about-udara.html
http://ghofursmart.blogspot.com/2013/11/komponen-sifat-dan-manfaat-udara.html
http://ntaney-njio.blogspot.com/2012/07/pengertian-udara-dan-angin.html
http://www.psychologymania.com/2012/08/jenis-jenis-pencemaran-udara.html
http://funny-mytho.blogspot.com/2010/12/komposisi-udara-dan-susunan-lapisan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Udara
http://hanafauziah55.blogspot.com/2013/05/komponen-udara.html
http://majalah1000guru.net/2013/12/udara-di-sekitar-kita/
http://edukasi.kompasiana.com/2013/01/19/konstruksi-sifat-sifat-udara-527038.html
http://rumushitung.com/2013/07/28/tekanan-udara-rumus-alat-ukurnya/



























Tambahan
Jelaskan apa yg dimaksud sifat udara yang mengembang jika dipanaskan dan menyusut jika didinginkan
Ø  Untuk menjelaskan hal tersebut dilakukan percobaan dengan mengambil labu Erlenmeyer kemudian dimulutnya dan ditutup menggunakan balon yang masih kempis. Panaskan labu tersebut dan amati apa yang terjadi? Balon menggelembung. Apakah ada udara dari luar yang masuk ke dalam balon? Dari mana udara tersebut berasal? Hal ini menunjukkan bahwa udara bila dipanaskan memuai (mengembang) (Sifat 2).  Setelah balon menggelembung padamkan apinya dan tunggu beberapa saat. Apa yang terjadi? Balon kembali mengempis, sehingga hal ini menunjukkan bahwa udara bila didinginkan menyusut (sifat 3).
Ø  Atau dalam kehidupan sehari-hari, ketika ban sepeda motor atau balon di letakkan di bawah sinar matahari yang terik lama-kelamaan ban tersebut bisa meledak karena pemuaian udara di dalam ban atau balon. Contoh selain itu, pada balon yang sudah diisi udara lama kelamaan juga akan menyusut jika diletakkan ditempat yang suhu udaranya teduh/dingin.
Cara mengurangi CO2 di lingkungan yang diperoleh dari kendaraan bermotor
Ø  Dengan melakukan penghijauan di pinggir jalan dan efidiensi penggunaan kendaraan bermotor.
Pohon apa saja yang cocok untuk ditanam dipinggir jalan
Ø  Pohon di pinggir jalan banyak manfaatnya selain untuk meneduhkan jalan yang panas juga menyerap kabondioksida.  Namun tidak semua pohon cocok ditanam sebagai tanaman peneduh jalan karena beberapa faktor seperti merusak badan jalan atau trotoar.  Mungkin sering kita saksikan trotoar jadi rusak dan badan jalan jadi bergelombang.
Karakter Pohon untuk ditanam di pinggir jalan sebaiknya :
1. Berakar tunggang yang masuk ke dalam tanah sehingga tidak merusak jalan atau trotoar.
2. Batang dan dahan pohon juga harus tidak mudah roboh atau patah.
3. Pohon bisa berumur panjang sehingga tidak mudah mati.
Dari kriteria di atas Pohon Yang Baik untuk ditanam di pinggir jalan antara lain:
- Asam Jawa (Tamarindus indica),
- Pulai (Alstonia scholaris),
- Kenari (Canarium sp),
- Kepel (Stelechocarpus burahol), dan
- Tanjung (Mimusops elengi).
Saat ini yang paling banyak kita lihat adalah tanaman angsana, namun angsana tidak cocok sebenarnya sebagai peghijauan di pinggir jalan.  Banyak Pemda yang mengganti Angsana dengan Trembesi namun cilakanya Trembesi juga tidak cocok sebagai tanaman pinggir jalan karena cabang dan dahan rapuh sehingga mudah patah, dan Akar trembesi juga merusak badan jalan.  Ini sama saja dengan lepas dari mulut singa jatuh ke mulut Buaya hehe.... Tanaman Mahoni juga sering kita lihat di tanam di pinggir jalan, namun sebenarnya ada kekurangan dari mahoni yaitu daunnya besar bikin mampet got dan buahnya besar dan keras kalau kena kepala juga lumayan.
Yang paling bagus adalah Tanaman Asam Jawa, batang besar tegak lurus, dan akar tidak muncul di permukaan (tak berbanir).  Kalau anda lihat di jalan-jalan bekas peninggalan belanda banyak di tanama Pohon Asam dan masih hidup sampai sekarang jarang sekali ada yang tumbang.
Perbedaan angin dan udara
Ø  Udara
Udara dapat didefinisikan campuran berbagai gas (78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas-gas lain seperti xenon, karbon dioksida, argon, neon, hidrogen, helium, dan kripton) yang tidak berwarna dan tidak berbau yang memenuhi ruang diatas permukaan bumi. Apabila dipanaskan, udara akan memuai. Udara yang telah memuai menjadi lebih ringan sehingga naik. Apabila hal ini terjadi, tekanan udara turun kerena udaranya berkurang. Udara dingin disekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah tadi. Udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah. Diatas tanah udara menjadi penas lagi dan naik kembali. Aliran naiknya udara panas dan turunnya udara dingin ini dinamanakan konveksi. Manusia serta makhluk hidup lainnya memerlukan udara untuk bernafas, meskipun memiliki perbedaan cara penggunaan organ ketika bernafas (paru-paru, insang, kulit dan  trakea). 
Angin
Angin yaitu udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Angin bergerak dari tekanan tinggi menuju tekanan rendah atau dari suhu yang rendah menuju suhu yang tinggi. Angin terjadi karena adanya perbedaan suhu udara pada suatu daerah menuju wilayah. Hal ini terjadi karena energi panas matahari yang diterima oleh permukaan bumi.


No comments:

Pencarian isi Blog