Pencarian

Saturday, November 1, 2014

KERATON YOGYAKARTA



BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Daerah Istimewa Jogjakarta atau yang lebih dikenal dengan nama Yogyakarta, merupakan kota yang terkenal dengan sejarah dan warisan budayanya, seperti keraton. Keraton Yogyakarta didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan pasca perjanjian Giyanti di tahun 1755. Keraton sebagai pionir Yogyakarta mempunyai pengaruh yang sangat penting bagi budaya masyarakat Jawa di Yogyakarta dan merupakan bagian dari sejarah hidup dan tradisi masyarakat Jawa. Digunakan  selain sebagai rumah sultan juga untuk acara kebudayaan dan upacara penting Keraton Yogyakarta. 
Masyarakat percaya bahwa keraton merupakan referensi budaya mereka. Dengan fungsi yang terbatas pada sektor informal namun keraton Yogyakarta tetap memiliki kharisma tersendiri di lingkungan masyarakat Jawa khususnya di Provinsi Daerah Istimewa  Yogyakarta. Beberapa studi yang dilakukan pada tahun 1990 menunjukkan bahwa kesetiaan masyarakat kepada keraton sangat tinggi. Pengaruh tersebut makin meluas semenjak raja dapat menggabungkan kepemimpinan yang karismatik dengan kepemimpinan yang rasional dan modern.
Salah seorang raja tersebut adalah Sultan Hamengku Buwono IX. Ia adalah figur yang menonjol pada masa perjuangan saat mendirikan Republik Indonesia. Hubungan erat antara masyarakat Yogyakarta dan keraton tampak nyata dalam kesenian, ritual, dan upacara adat mereka. Misalnya pada pernikahan tradisional, pengantin pria dan wanita boleh mengenakan pakaian keluarga kerajaan yang disebut ‘basahan’. Dahulu hanya keluarga kerajaan yang boleh memakai pakaian tersebut. Meski dengan modernisasi yang dialami Yogyakarta namun Keraton Yogyakarta tetap dihormati masyarakatnya. Bahkan hingga kini sultan masih dianggap sebagai kepala budaya di Yogyakarta dan sangat dicintai oleh rakyatnya.

Karya Tulis Pengawetan Harimau



BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Pada kenyataanya bumi ini di huni oleh berjuta-juta species makhluk hidup. Dari mulai manusia, tumbuhan dan hewan. Semua itu hidup berdampingan saling melengkapi satu sama lain, sehingga menciptakan hubungan simbiosis baik antara manusia dengan hewan, manusia dengan tumbuhan maupun hewan dengan tumbuhan.
Namun saat ini, hubungan itu mulai kian memburuk. Tidak sedikit manusia yang mengambil manfaat dari hewan dan tumbuhan secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. Sehingga species dari hewan dan tumbuhan trsebut kian menipis tiap harinya.
Ini merupakan salah satu hal yang menyebabkan hewan-hewan semakin punah dan menjadi satwa langka. Seperti hanya dengan hewan jenis Harimau. Harimau memang salah satu hewan buas yang ditakuti oleh manusia karena membahayakan nyawa manusia.
Sehingga sering kali harimau – harimau ini dibunuh oleh manusia karena merasa takut pada hewan ini yang membahayakan nyawa manusia .  Harimau sumatera yang merupakan salah satu jenis harimau yang juga satwa liar yang dilindungi oleh undang – undang karena merupakan salah satu hewan ciri khas dari Indonesia dan species harimau ini hanya dapat ditemukan di pulau sumatera, Indonesia kini kian punah .
Meski satwa ini dilindungi oeh undang – undang, namun masih sering terjadi perburuan liar untuk mendapatkan raga harimau-Nya yang memang memiliki cirri khas tersendiri, daging, sampai organ – organ dalam harimau yang menurut mitos dapat menyembuhkan berbagai penyakit .

MAKALAH MATEMATIKA " IRISAN KERUCUT "



BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG
Irisan kerucut dapat didefinisikan sebagai: tempat kedudukan titik-titik pada sebuah bidang, sedemikian, sehingga jarak titik-titik tersebut ke sebuah titik tetap F (yang disebut fokus) memiliki rasio yang konstan terhadap jarak titik-titik tersebut ke sebuah garis tetap L (disebut direktriks) yang tidak mengandung F.
Irisan kerucut adalah lokus dari semua titik yang membentuk kurva dua-dimensi, yang terbentuk oleh irisan sebuah kerucut dengan sebuah bidang. Empat jenis yang dapat terjadi adalah Lingkaran,  Parabola, Elips, dan Hiperbola.
Dalam memahami geometri irisan kerucut, sebuah kerucut dianggap memiliki dua kulit yang membentang sampai tak berhingga di kedua arah. Sebuah generator adalah sebuah garis yang dapat dibuat pada kulit kerucut, dan semua generator saling berpotongan di satu titik yang disebut verteks kerucut.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud dengan Irisan Kerucut?
2.      Apa yang terjadi jika kerucut diiris dalam berbagai arah?
3.      Bagaimana persamaan yang terdapat dalam Lingkaran?
4.      Bagaimana persamaan yang terdapat dalam Elips?
5.      Bagaimana persamaan yang terdapat dalam Parabola?
6.      Bagaimana persamaan yang terdapat dalam Hiperbola?

 
C.    TUJUAN
1.      Mengetahui arti dari Irisan Kerucut.
2.      Mengetahui bentuk-bentuk irisan kerucut.
3.      Mengetahui persamaan Lingkaran.
4.      Mengetahui persamaan Elips.
5.      Mengetahui persamaan Parabola.
6.      Mengetahui persamaan Hiperbola.

Pencarian isi Blog